Afrika Pertama
Warga Afsel pastinya sangat bangga bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Apalagi Piala Dunia ini jadi yang pertama kali diselenggarakan di benua Hitam tersebut! Sama seperti negara kita, Afsel terdiri dari banyak suku bangsa dan bahasa. Tidak mengherankan kalau Afsel dijuluki “Rainbow Nation”, Negara ini juga terkenal dengan kefanatikannya terhadap olah raga Rugby, Kriket, Renang, Golf, Atletik, dan tentu saja Sepak bola! Fans Timnas mereka juga dipastikan akan memberikan semangat mati-matian.
Dikutip dari XY Kids! Edisi 13/VII/27 Jan-10 Feb 2010
9 Kota, 10 Stadion
Ada 9 kota di Afsel yang jadi host city penyelanggaraan Piala Dunia tahun ini. Dari 9 kota tersebut terdapat 10 stadion yang sudah siap jadi tempat berlaga para bintang top dari 32 negara. Berikut nama Stadion Tersebut:
 Kota Cape Town
Stadion Green Point(kapasitas ± 70.000 penonton)
Cape Town merupakan ibukota Legislatif Afsel dan Ibukota Provinsi Tanjung Harapan. Kota ini sangat beragam dan terbilang sebagai titik temu berbagai kultur di Afsel. Yang Jelas, sulit mencari alasan untuk tak jatuh cinta kepada kota mempesona ini. Cape Town terletak di tepi Samudra Atlantik, sehingga punya banyak pantai indah dan menyedot animo turis asing datang ke kota tersebut. Ikon utama kota ini adalah Table Mountain.
 Kota Johannesburg
Stadion Ellis Park(kapasitas 61.000 penonton)
Stadion Soccer City(kapasitas 94.700 penonton)
Biasa disebut kota emas, lantaran menjadi pusat perdagangan emas dan berlian di Afsel. Kota Paling terkenal di Afsel ini menjadi jantung ekonomi dan memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara sekitar 12 persen. Dua klub sepak bola paling populer di Afrika bermarkas di kota ini, yaitu Kaizer Chiefs and Orlando Pirates. Kota ini banyak dihuni baik orang-orang keturunan asli Ndebele dan Tswana maupun pemukim dari Eropa, India bahkan China.
 Kota Nelson Mandela Bay/Port Elizabeth
Stadion Nelson Mandela Bay(48.000 penonton)
Dikenal sebgai kota yang ramah dan salah satu yang paling diburu oleh wisatawan di Afsel. Kota yang terletak di Provinsi Tanjung Timur ini dikelilingi pantai-pantai menawan yang membentang sejauh 40 km dan punya teluk-teluk yang terlindung. Sayangnya, pusat perlawanan Apartheid ini tidak memiliki Tim Sepak Bola Papan Atas yang berlaga di Liga Utama Afsel.
 Kota Durban
Stadion Moses Mabhida(70.000 penonton)
Inilah tempat campuran alias penyatuan. Durban adalah kota terbesar di Provinsi KwaZulu-Natal Province dan cocok untuk orang-orang yang mencari kegembiraan hidup. Disana dikenal sebagai tempat istirahat di hari libur, memilik pantai-pantai indah, taman rekreasi dan kasino untuk golongan elite. Kota ini juga memiliki pelabuhan tersibuk di Benua Hitam.
 Kota Mangaung/Bloemfontein
Stadion Free State(48.000 penonton)
Bloemfontein merupakan salah satu dari tiga ibukota Afsel. Kota yang juga disebut Mangaung (dalam bahasa seSotho) ini berperan sebagai Ibukota yuridis Afsel dan Ibukota Provinsi Free State. Kota ini kaya budaya dan sejarah, juga menjadi basis beberapa suporter bola paling fanatik. Banyaknya ruang publik di kota ini menggambarkan keterbukaan penduduknya, yang hangat dan bersahabat.
 Kota Rustenburg
Stadion Royal Bafokeng(42.000 penonton)
Kota ini penghasil Platina terbesar kedua di Dunia dan menyuling 70% Platina yang ada didunia. Rustenburg adalah jantung savana bushveld, terletak di Provinsi North West, atau hanya terletak 30 km dari kota sensasional Sun City, tempat resor-resor paling sensasional di Afsel. Sun City juga menawarkan banyak hiburan termasuk The Palace of Lost City, dimana pengunjung dapat menaiki Balon Udara.
 Kota Polokwane
Stadion Peter Mokaba(46.000 penonton)
Kota Ini sebelumnya dikenal dengan nama Pietersbug, namun kini berubah menjadi Polokwane yang berarti kota yang aman. Tiga kata kerap digunakan untuk menggambarkan kota ini, yaitu Pulau menggetarkan, sibuk dan Penuh warna. Polokwane berada ditengah Provinsi Limpopo dan dikelilingi Tiga Negara tetangga Afsel, Bostwana, Zimbabwe dan Mozambik.
 Kota Tshwane/Pretoria
Stadion Loftus Versfeld(50.000 penonton)
Tshwane/Pretoria adalah ibukota Afsel, yang menjadi pusat pemerintahan. Secara umum kota ini adalah perpaduan yang unik antara kebudayaan lama dan baru. Ini tercermin dari berbagai museum, monumen, gedung-gedung bersejarah dan pusat-pusat kesenian. Nama Pretoria sendiri dinamai oleh Presiden Pertama Afrika Marthinus Wessel Pretorius. Namun namanya diganti menjadi Tshwane karena Pretorius dianggap sebagai simbol penindasan kaum kulit hitam saat mereka berkuasa pada 1995.
 Kota Neilspruit
Stadion Mbombela(46.000 penonton)
Neilspruit adalah ibukota Provinsi Mpumalanga, Dalam bahasa siSwati, salah satu jenis bahasa di Afsel, Mpumalanga berarti tempat dimana Matahari terbit. Selain memiliki taman Nasional Krunger yang sangat terkenal, kota ini mempunyai panorama yang mengundang decak kagum. Saking Indahnya, Neilspruit kerap dijuluki sebagai Taman And alias Taman Surga.
Sumber:fifa.com, wikipedia.org

Dikutip dari XY Kids! Edisi 13/VII/27 Jan-10 Feb 2010 dan Solopos edisi 3/3 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s