– Jakarta 17 agustus kemarin sore,
Koran kemarinpun belum sempat kusobek,

terlintas di depan mata sosok tubuh kering duduk di tepi rel
dan berkata “Apa beda koran hari ini dan hari kemarin ?”…

Dengan sedikit duduk meratap
Terpampang Tato-tato di belakang punggungnya,
Tato Sejarah bikinan Belanda ……….
Terpampang Tampak Lubang anting-anting di bibirnya,
Lubang anting tindikan belati ….

Ketika orang-orang sibuk tuk Bersenda gurau,
Dia Menari-nari diatas ranjau …..
Ketika orang-orang sibuk tuk berbasa basi,
Dia bernyanyi Hidup atau mati ……
Dan Ketikapun orang-orang tidur nyenyak di Hotel Mewah,
Dia berdiri di pinggir pembuangan Sampah ……

Haruskah dia membaca koran esok hari ?,
Kalau Burung bangkai pun tak mau lagi bersaksi…..
Yang tersisa hanya secarik harga diri,
Demi Bangsa dan Negri ini ….
Satu coretan lukisan di halaman belakang sore hari,
Lukisan pahlawan-pahlawan tanpa tanda tangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s