[Jejak Awan Pesawat]

Di antara musim gugur dan dingin,
Kita bersama
Berniat mengambil jalan pintas
Menggunakan belokan masa depan,
Dan kebaikan,
Dan juga melupakan sang angin

SAYONARA kau bisikkan
Ekspresimu saat itu
Sinar mentari tak sampai
Cinta itu telah layu dan gugur
Jejak pesawat yang di langit
Garis putih lurus memanjang
Perasaan siapa yang masih ada
Tanpa mampu menoleh ke belakang
Jejak pesawat suatu waktu
Seperti cakar tajam menusuk
Meninggalkan bekas tipis, luka baru
dengan tatapan kosong
Diriku memandang

Kucing yang lewat entah dari mana
Kita bersama
Melihat kita seperti apa
Yang dicoreti oleh anak-anak
Jalanan aspal
Melangkahi semua kenangan

Di suatu tempat kita berdua
Mungkin bisa bertemu lagi
Karena di tempat kenangan
Terlalu banyak orang-orang

Cinta itu jejak pesawat
Satu gores kuas yang tipis
Ke hari kita tak dapat kembali
dengan sedih tak dapat melangkah maju
Seperti jejak awan pesawat
Bak sembunyikan air mata
Jauh aku rentangkan tangan kanan
dirimu yang telah meninggalkan
Kesedihan

Jejak pesawat yang di langit
Garis putih lurus memanjang
Perasaan siapa yang masih ada
Tanpa mampu menoleh ke belakang
Jejak awan pesawat cinta
Bagai mengejarnya dari belakang
Walau sedih terlambat terdengarnya
Suara pesawat dilangit
Dan tangisan
Jejak awan pesawat
Bak sembunyikan air mata
Jauh aku rentangkan tangan kanan
Dirimu yang telah meninggalkan
Kesedihan

via JKT48.com

One response »

  1. […] no Christmas Rose [Mawar Natal Musim Panas] >> Switch >> 109 (Marukyuu) >> Hikouki Gumo [Jejak Awan Pesawat] (1st Album) >> Ano koro no Sneaker [Sneakers Waktu Itu] >> JKT […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s