makanan

Islam Pos – APAPUN yang dikonsumsi berlebihan akan berdampak tidak baik. Lalu, apa saja 8 makanan yang dapat menurunkan kecerdasan? Simak ulasannya di sini.

1. Makanan berlemak trans tinggi lainnya
Mengkonsumsi lemak trans secara jangka panjang bukan hanya membahayakan pembuluh arteri jantung, menyebabkan obesitas dan meningkatkan kadar kolesterol jahat. Kecerdasan Anda dan anak dapat menurun karena lemak trans menyebabkan otak menyusut. Jangan sering-sering mengkonsumsi pie, pastry, donat, biskuit dan gorengan yang mengandung lemak trans tinggi.

2. Junk food
University of Montreal, Kanada menemukan bahwa junk food dapat mengubah susunan kimia otak, sehingga membuat konsumennya mudah merasa gelisah dan depresi.

3. Sosis dan makanan olahan lainnya
Penurunan fungsi otak, dan juga kecerdasan, adalah beberapa dampak negatif over konsumsi makanan olahan. Anda pun terancam mengidap alzheimer di masa mendatang.

4. Makanan yang terlalu asin
Makanan yang terlalu asin memiliki efek seperti narkoba, yaitu membuat Anda terus memakannya sampai habis. Padahal makanan jenis ini bisa menurunkan kemampuan berpikir dan memicu hipertensi.

5. Makanan yang digoreng
Makanan jenis ini terbukti merusak sistem saraf otak dan kecerdasan secara perlahan.
Jika tak ada pilihan menyajikan makanan selain digoreng, gunakan minyak yang masih bening untuk menggoreng dan buang saja minyak bekas menggoreng yang sudah tampak hitam/ keruh.

6. Biji-bijian
Seluruh jenis padi-padian yang mengandung karbohidrat mempengaruhi kinerja otak dan kesehatan secara umum, kecuali whole grains (biji-bijian utuh).
Jangan berkecil hati karena beras, gandum dan jagung termasuk dalam kategori whole grains yang aman untuk kecerdasan.

7. Pemanis buatan
Pemanis buatan kerap digunakan oleh para penjaja makanan untuk mengurangi biaya produksi. Ironisnya, makanan berpemanis buatan kerap dijajakan di sekolah-sekolah dan mengancam kecerdasan anak. Ingatkan anak untuk tidak jajan sembarangan adalah satu-satunya jalan untuk mencegahnya.

8. Makanan terlalu manis
‘Jangan makan yang manis-manis, kan sudah manis’. Pepatah ini cukup masuk akal karena konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang bukan hanya mengakibatkan diabetes, namun juga kemampuan untuk mengingat sesuatu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s